Sudahkah Anda Mengetahui dan Memahami Tentang ADHD?

Banyak sekali gangguan yang dapat menyerang anak-anak dari gangguan ringan sampai gangguan berat yang dapat menimbulkan anak tidak nyaman atau bisa berdampak kepada pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu contohya adalah gangguan ADHD. Apakah ADHD itu? Apakah itu adalah sebuah penyakit atau bukan? Apakah ADHD dapat berdampak pada anak? Berikut ini penjelasannya.

Apa itu sebenarnya ADHD?

ADHD yaitu singkatan dari Attention Deficit Hyperactivty Disorder  yang merupakan sebuah gangguan perkembangan otak yang bisa menyebabkan penderita mengalami hiperaktif  dengan memilki perilaku impulsif dan karena kurang perhatian. Gangguan ini biasanya didiagnosa ketika anak-anak namun perlu anda ketahui gangguan ini bisa berlanjut hingga remaja bahkan dewasa. Gejala dari ADHD akan berkembang pada masa anak-anak. Apabila ADHD tidak ditangani dengan cepat dan tepat maka akan memiliki dampak yang lebih parah seperti susah menjalin hubungan atau berinteraksi sosial dengan orang yang ada di sekitar, tidak memiliki rasa percaya diri, dan bisa menyebabkan depresi yang kronis. ADHD sendiri dibagi menjadi tiga jenis yaitu:

  1. Cenderung hiperaktif-impulsif : pada jenis ini penderita ADHD akan memiliki sifat cenderung memiliki tingkah laku yang hiperaktif dan impulsif
  2. Cenderung inatentif : untuk jenis ini penderita yang mengalami ADHD memiliki gejala yang sulit untuk memperhatikan keadaan yang ada di sekeliling mereka. Penderita tidak bisa memperhatikan keadaan yang ada dengan baik.
  3. Perpaduan dari hiperaktif-impulsif dan inatentif : merupakan jenis perpaduan atau gabungan dari dua jenis yang ada yaitu jenis cenderung hiperaktif-impulsif dan inatentif.

Apa saja gejala yang bisa diketahui dari gangguan ADHD?

Gejala yang sering muncul dari gangguan ADHD pada anak-anak adalah penderita akan menjadi pelupa, mereka akan tidak menghiraukan lawan bicaranya. Penderita juga tidak akan fokus pada segala hal contohnya ketika sekolah penderita tidak akan memperhatikan gurunya berbicara, tidak akan mengerjakan tugas yang ada, dan mudah teralihkan pada hal yang lainnya. Kemudian anak akan mengalami gejala hiperaktif seperti penderita akan selalu bersemangat, jika berbicara akan terus menerus tanpa henti. Penderita akan merasakan gelisah apabila dia diam sebentar saja. Dan yang akan mengganggu adalah pendrita akan mengganggu orang lain yang ada di sekitar mereka. Jika lebih cenderung kepada impulsif maka penderita akan memiliki perilaku atau akan bertingkah laku tanpa memikirkan resiko yang akan didapatkan.

Apa penyebab dari ADHD?

Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan, penyebab dari ADHD dapat disebabkan dari beberapa hal. Yang pertama bisa disebabkan karena faktor keturunan dari orangtua yang memiliki gangguan yang sama atau bsa juga dikarenakan gangguan yang lain. Lahir prematur juga bisa bisa menjdi penyebab dari ADHD. Kemudian adanya kelainan yang terdapat pada struktur atau fungsi yang ada di otak dan bisa juga dikarenakan gangguan otak saat berada di kandungan atau pada usia dini. Faktor lain yang dapat menyebabkan anak menjadi penderita ADHD adalah ibu yang mengonsumsi obat-obatan terlarang, minuman keras, dan merokok selama masa kehamilan.

Jika anak anda mengalami gejala-gejala yang mungkin mengakibatkan menderita ADHD maka sebaiknya anda perlu membawa ke doter spesialis yang menangani ADHD agar tidak terjadi keterlambatan penanganan dan gangguan tersebut tidak akan menjadi lebih parah. Segera ketahui dan antisipasi gangguan ADHD secara tepat dan tepat sebelum semuanya terlambat.

Leave a Reply