Simak Cara Mengatasi Anak Hiperaktif yang Bisa Anda Lakukan Sendiri!

Hiperaktif merupakan salah satu gangguan negatif yang dapat berakibat negatif bagi anak. Hiperaktif atau yang bisa disebut dengan Attention Deficit Disorder gangguan ini bisa menyebabkan berbagai dampak negatif bagi anak seperti contohnya kurangnya konsentrasi pada anak, terlalu semaunya sendiri dan tidak bisa diatur. Salah satu penyebab yang bisa menjadikan anak menjadi anak hiperaktif adalah faktor keturunan. Sebagian besar anak yang mengalami masalah gangguan hiperaktif ini memiliki keturunan dari salah satu anggota keluarganya yang pada waktu kecil mengalami gangguan hiperaktif. Penyebab lainnya juga bisa menimbulkan adanya terkena gangguan hiperaktif seperti pada saat masa kehamilan ibu mengonsumsi obat-obatan adiktif . Lalu bagaimana cara mengatasi anak hiperaktif? Simak penjelasan berikut.

Melakukan kegiatan positif

Anak yang hiperaktif cenderung memiliki energi yang lebih dan tidak mengenal lelah.  Untuk mengalihkan hal tersebut anda bisa mengarahkan mereka pada kegiatan positif yang bisa menampung energi mereka seperti contohnya menggambar, menulis dan kegiatan positif lainnya. Hal tersebut bertujuan untuk membantu menstimulasi otak anak dan membantu perkembangan otaka anak agar bekerja dan berkembang dengan sempurna maka gangguan hiperaktif pada anak akan berkurang. Orangtua bisa mengajarkan hal atau kegiatan positif lainnya seperti olahraga agar perkembangannya berjalan dengan baik.

Membuat peraturan dengan mengadakan penghargaan dan hukuman

Membuat sebuah peraturan merpakan salah satu cara yang terkadang bisa menjadi sangat mudah atau bisa juga menjadi sangat susah. Tergantung dengan kondisi dan situasi anak apakah mau menaati peraturan yang anda buat atau tidak. Agar peraturan yang anda dipatuhi dan dilaksanakan dengan baik oleh anak anda, maka anda bisa melakukan sistem penghargaan dan hukuman. Apabila anak anda melakukan peraturan yang anda buat maka anda perlu memberikan mereka sebuah hadiah atas kepatuhan yang mereka dapatkan. Namun apabila mereka sering melanggar peraturan yang anda buat maka anda perlu memberikan hukuman agar mereka tidak mengulangi kesalahan atau pelanggaran yang mereka buat.

Membantu untuk melakukan relaksasi

Ketika anda mulai merasa bosan atau mulai tidak bisa untuk dikendalikan dan susah diatur orangtua bisa mengajarkan kepada mereka menarik nafas atau melakukan relaksasi. Bantu mereka untuk dapat melakukan relaksasi dengan cara menuntun mereka untuk menarik nafas dan membuangnya ketika mereka sedang tidak bisa mengendalikan emosi mereka dan sedang merasa bosan.

Melatih dalam bersosialisasi

Agar dapat melatih kemampuan sosialisasi anak, anda bisa membawa anak ke lingkungan yang mampu membuat anak anda untuk bersosialisasi. Anda bisa mengajarkan anak untuk peduli terhadap lingkungannya, berinteraksi dan memperhatikan orang lain. Libatkan anak-anak dalam suatu kelompok belajar untuk bisa menumbuhkan kesadaran kepada orang lain yang ada di sekitarnya.

Meminimalkan hal atau benda yang dapat mengakibatkan gangguan bertambah buruk

Karena anak yang mengalami gangguan hiperaktif sulit mendapatkan konsentrasi maka para orangtua perlu menjauhkan hal atau benda yang dapat mengganggu atau merusak konsentrasi mereka. Selain itu anda juga harus menjauhkan barang-barang yang dapat membuat mereka celaka karena mereka memiliki tingkah yang susah untuk diatur dan tidak bisa diam takutnya akan mengakibatkan mereka celaka.

Apabila anda masih ragu atau membutuhkan konsultasi anda bisa mengunjungi seorang psikiater untuk mendapatkan beberapa diskusi yang nantinya akan membantu anda untuk dapat memaksimalkan perkembangan dan pertumbuhan otak anak yang mengalami gangguan hiperaktif.

 

Leave a Reply